T E O R I P S I K O D I N A M I K A


Aspek

Perbandingan

Tokoh psikoanalisa

Freud

Jung

Adler

Erikson

Fromm

Horney

Sullivan

Konsep dasar

Perilaku lebih dipengaruhi oleh kejadian masa lalu daripada masa kini dan masa yang akan datang

Manusia lebih banyak dipengaruhi motivasi oleh pikiran-pikiran sadar, sebagian oleh gambaran ketidaksadaran personal, dan sebagian lagi oleh jejak memori laten yang turun temurun.

Manusia pada dasarnya mampu menentukan dirinya sendiri, bahwa interpretasi manusia terhadap pengalaman lebih penting daripada pengalaman itu sendiri. Bukan masa lalu ataupun masa depan yang mempengaruhi perilaku saat ini, justru persepsi kita saat ini terhadap pengalaman masa lalu dan harapan di masa depan yang memotivasi  kita.

Erikson meyakini bahwa anatomi adalah takdir, namun hal itu terlebih dahulu harus dipadukan dengan kejadian masa lampau termasuk beragam dimensi kepribadian dan sosial seperti temperamen dan intelegency, akan menentukan seseorang akan menjadi seperti apa.

Kepribadian manusia dapat dimengerti hanya dengan memahami sejarahnya. Fromm percaya bahwa hanya manusia yang sadar akan diri mereka sendiri dan keberadaannya. Manusia adalah satu-satunya species yang telah mengembangkan kombinasi antara kekuatan instingtif minimal dan perkembangan otak maksimal.

Konsep dasar humanisme Horney berdasarkan hamper seluruh pengalaman klinisnya dengan pasien neurotik. Menurutnya perbedaan utama antara orang sehat dengan orang neurotic adalah pada tingkat kompulsivitas di mana masing-masing bergerak mendekati, melawan, atau menjauhi orang lain.

Semua orang merupakan manusia yang lebih sederhana dari lainnya, kesamaan antar manusia jauh lebih penting daripada perbedaannya. Manusia lebih menyerupai manusia dibanding apapun lainnya.

 

Aspek

Perbandingan

Tokoh psikoanalisa

Freud

Jung

Adler

Erikson

Fromm

Horney

Sullivan

Struktur

Kepribadian

Id, Ego, dan Super Ego

Kesadaran dan ego, Ketidaksadaran Personal, Ketidaksadaran Kolektif, Arketipe.

 

Body Ego, Ego Ideal, dan Ego Identity

 

 

Dinamisme, Personifikasi, System Self, Proses Kognitif

Dinamika

kepribadian

Insting kehidupan dan insting kematian, kecemasan, system pertahanan ego

Kausalitas dan teleologi; progresi dan regresi.

Superioritas (berjuang untuk meraih sukses) sebagai kekuatan dinamis di balik perilaku manusia; Persepsi Subjektif; Kesatuan dan Self Consistency; Minat sosial; Gaya hidup; Daya Kreatif

Kepercayaan dan penghargaan; otonomi dan kemauan; kerajinan dan kompetensi; identitas dan kesetiaan; keakraban dan cinta; generativitas dan pemeliharaan; serta integritas.

Keterhubungan; keunggulan; keberakaran; kepekaan akan identitas; kerangka orientasi; mekanisme pelarian; kebebasan positif; gangguan kepribadian

Konflik dan kecemasan dasar

Tegangan (tension); Transformasi Energi (Energy Transformation)

Perkembangan kepribadian

Tahap oral, anal, phallic, laten, dan genital

Masa kanak-kanak, masa muda, masa pertengahan, masa tua

Perkembangan abnormal: Cacat fisik yang buruk, gaya hidup manja, gaya hidup diabaikan.

Fase bayi; fase anak-anak; usia bermain;usia sekolah; adolesen; dewasa awal; dewasa; usia tua.

 

 

Masa bayi; masa kanak-kanak; masa juvenile; masa praremaja; masa remaja awal, masa remaja akhir; masa dewasa

Evaluasi teori (Kekuatan&

Kelemahan Teori)

Kekuatan :

  • Freud menyadarkan kita tentang dua dorongan yang sangat mempengaruhi kita yakni id dan superego; menyadarkan kita  bahwa banyak perilaku kita yang dipengaruhi aspek biologis dan betapa besar pengaruh keluarga, lingkungan dan masyarakat terhadap pembentukan kepribadian
  • Teori dasar freud yang merujuk pada Breuer, bahwa ada gejala neurotik tertentu yang disebabkan oleh trauma-trauma psikologis.
  • Ide tentang pertahanan ego
  • Pola terapi

 

Kelemahan :

  • Diantara teori Freud yang kurang bisa diterima adalah Oedipal Kompleks, Kecemasan pengebirian, dan kecemburuan terhadap penis

Kekuatan:

  • Jung memandang manusia sebagai makhluk yang kompleks dengan banyak kutub yang berlawanan. Pandangannya tentang manusia tidak psimistis maupun optimistis, tidak deterministis maupun purposive.

 

Kelemahan :

  • Sebagian besar bukti mengenai konsep dari arketipe dan ketidaksadaran kolektif berasal dari pengalaman mendalam yang dialami oleh Jung sendiri. Konsep ketidaksadaran kolektif tidak mudah diteliti secara empiris, secara keseluruhan teori Jung dinilai rendah untuk kemampuan penerapannya.

Kekuatan:

  • Teori adler telah banyak dijadikan dasar penelitian tentang ingatan masa kecil, minat sosial, dan gaya hidup. Secara umum psikologi individual mencakup penjelasan yang mungkin tentang perilaku dan perkambangan   manusia.

 

Kelemahan :

  • Teori ini memiliki kelemahan dalam definisi operasional yang tepat. Istilah-istilah seperti “tujuan untuk superioritas” (goal of superiority), dan daya kreatif tidak memiliki definisi ilmiah sehingga akan mempersulit seseorang dalam melakukan penelitian .

Kekuatan :

  • Erickson melanjutkan atau melengkapi karya Freud dalam menganalisis perkembangan manusia, di sisi lain pandangannya tentang manusia yang bersifat optimistik menentang pendapat Freud yang bersifat psimistik. Dan teorinya tentang ego kreatif memperlunak teori Freud.

 

Kelemahan :

  • Erickson membangun teorinya terutama dalam hal memakai prionsip-prinsip etika tidak selalu didukung oleh data ilmiah. Dia dating dari dunia seni, sehingga melihat dunia lebih sebagai seorang artis bukan ilmuwan. Data-data yang dia kumpulkan untuk membangun teorinya termasuk data observasi dideskripsikan secara subjektif dan dianalisa secara subjektif pula.

Kelemahan :

  • Istilah-istilah yang digunakan Fromm yang tidak jelas dan samar menjadikan gagasan-gagasannya sulit dijadikan dasar penelitian empiris
  • Teori Fromm terlalu filosofis untuk dapat dibenarkan atau diverifikasi

 

Kekuatan:

  • Kekuatan teori Horney terletak pada gambarannya yang jelas tentang kepribadian neurotik, sehingga menyediakan informasi yang sangat baik untuk memahami orang-orang yang kurang sehat mental

 

Kelemahan :

  • Teori Horney dianggap lemah untuk menganalisa orang-orang pada umumnya, karena lebih banyak bicara tentang neurotik.

Kekuatan :

  • Pentingnya hubungan interpersonal bagi kesehatan psikologis

 

Kelemahan :

  • Kurangnya pengujian teori Sullivan mengurangi kegunaannya sebagai panduan praktis bagi orangtua, guru, psikoterapis, dan lainnya yang peduli akan pengasuhan anak dan remaja.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: