Wawancara dengan Jama’ah AN-Nadzir

  • Didirikan pada tahun 1998 oleh K.H. SYamsuri Abdul Majid, selanjutnya anggota jama’ah menyebut AL Imam Al Mahdi Abdullah. Sebelumnya beliau pernah aktif dalam gerakan Jama’ah Tabligh yang berpusat di Karachi, Pakistan. Kemudian menghimpun beberapa rekannya untuk memahami konsep pola pikirnya dan terbentuklah Annadzir yang kemudian memiliki ribuan pengikut yang sebagian besar adalah mantan pengikut gerakan Jama’ah Tabligh
  • Tidak didapatkan riwayat pendidikan agama beliau, dari siapa guru-gurunya dan di mana menuntut ilmu agama.
  • Anggota jama’ah meyakini beliau dikirim Allah benar2 untuk memperingatkan seluruh umat tanpa mengetahui asal usul beliau
  • Beliau wafat  pada tahun 2006
  • Amir jama’ah saat ini Ustadz Rangka, di tunjuk langsung oleh AL Imam ketika masih hidup.
  • Mata pencaharian tidak bersifat individu, namun merupakan pekerjaan jama’ah. Dikelola oleh jama,ah dan hasilnya dibagikan kepada jama’ah
  • Masih ada anggota jama’ah yang tinggal di luar, belum “hijrah” ke tempat ini
  • 80 KK hijrah dari Palopo, hingga masih ada juga di palopo
  • Ada sekitar 130 KK bermukim di sini.. kurang lebih 1000 jiwa
  • An Nadziir bermakna Pemberi Peringatan, bermaksud memperingatkan umat manusia bahwa semua perangkat (tanda-tanda) akhir zaman telah dikeluarkan oleh Sang Pencipta (Allah azza wa jalla)
  • In gin menciptakan role model kehidupan dan penegakan hukum Allah di muka bumi sebagai mana role model yang pernah diterapkan di zaman Rasulullah Muhammad di kota Yatsrib (Madinah)
  • Amir di sini merupakan rujukan jama’ah di seluruh tempat
  • Orang-orang yang hijrah ke sini merindukan suatu tempat dimana pola kehidupan yang kaffah dalam menjalankan kedekatan kepada Allah
  • Membentuk konsep kehidupan yang alami, tanpa merusakan tatanan alam, seperti membuat rumah dari kayu dan bambu
  • Sebagian angota jama’ah adalah mantan professional yang kemudian meninggalkan profesi mereka dan menjalani pola hidup di tempat ini untuk mengejar “ketentraman jiwa” yang merupakan puncak pencarian hidup.
  • Anggota jama’ah mendapatkan posisi masing-masing dalam pembagian mata pencaharian, seperti bidang perikanan, pertanian, perkebunan, dan pendidikan anak-anak
  • Bentuk penampilan yang nampak menyelisihi penampilan pada umumnya disandarkan pada hadits-hadits shohih dalam rangka melaksanakan sunnah rasul.
  • Memahami “Madinah” sebagai suatu istilah yang merupakan role model yang pada saat itu terdapat di kota Yatsrib, dan kini role model itu ada di kawasan Mawang, Gowa
  • Namun demikian jama’ah An Nadzir tidak menciptakan suatu garis pembatas antara mereka dengan warga masyarakat biasa
  • Menciptakan metode pembelajaran bagi anak2 sendiri. Hanya mengajarkan Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, Hafalan Alqur’an dalam sebuah madrasah dengan tetap menerapkan disiplin waktu. Prinsipnya menjadikan anak-anak menjadi “Sarjana ALam”. Menjadikan mereka untuk survival, lebih dini mereka mengatahui ilmu alam dengan langsung terjun ke alam, sehingga sering kali mereka belajar di sawah, di kolam ikan, dan kebun dengan tetap memanfaatkan teknologi informasi. Saat ini sedang dalam proses pendaftaran ke DEPAG untuk di formalkan.
  • Saat ini jama’ah memiliki usaha Depot Air, beberapa warung makan masakan daerah, perkebunan, pertanian, dan perikanan.
  • Allah tidak pernah menurunkan agama. Islam bukanlah sebuah agama. Islam adalah hukum yang menyelamatkan  berdasarkan firman Allah “Faman lam yahkum bimaa anzalallahu faulaika humul kafirun”. “Maaliki yamumid diin” dalam ayat ini Allah menyebutkan “yaumid diin” (hari pembalasan) pembalasan maka itu identik terkait dengan penegakan hukum.
  • Berdasarkan hadits rasulullah “ kebangkitan islam akan dimulai dari belahan bumi bagian timur” mereka meyakini bahwa di sinilah berawal kebangkitan islam. Karena Indonesia merupakan belahan bumi bagian timur, sedangkan Arab terletak di belahan bumi bagian barat, dan Eropa adalah belahan bumi bagian utara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: